Job Requirements - System Analyst
Memiliki pemahaman mengenai analisis kebutuhan bisnis dan penerjemahannya menjadi kebutuhan teknis sistem.
Memahami alur proses bisnis, sistem berbasis web, serta arsitektur aplikasi yang menggunakan Vue.js, NestJS, dan PostgreSQL.
Mampu melakukan analisis terhadap sistem existing/legacy, termasuk memahami business logic, alur proses, struktur database, dan keterkaitan antar-modul.
Mampu menyusun dokumentasi seperti Business Requirement Document (BRD), Software Requirement Specification (SRS), use case, flowchart, ERD, dan dokumentasi teknis lainnya.
Memahami konsep relational database, SQL, API, serta analisis dan validasi data.
Memiliki pemahaman mengenai Docker dan konsep containerization sebagai bagian dari lingkungan pengembangan dan deployment aplikasi.
Terbiasa memanfaatkan AI tools untuk membantu analisis kebutuhan, eksplorasi codebase, penyusunan dokumentasi, dan pengembangan solusi (AI-Assisted Development Life Cycle).
Mampu memvalidasi hasil analisis AI terhadap kebutuhan bisnis, kondisi sistem existing, dan batasan teknis.
Memiliki pengetahuan tentang PLC Programming, proses otomasi industri, dan integrasi sistem IT dengan sistem OT menjadi nilai tambah.
Mampu berkomunikasi dengan stakeholder, programmer, dan QA untuk memastikan kesesuaian kebutuhan dan implementasi.
Memiliki kemampuan analitis, problem-solving, dan dokumentasi yang baik.
Tanggung Jawab Pekerjaan
Melakukan analisis kebutuhan bisnis dari user atau client dan menerjemahkannya menjadi spesifikasi teknis sistem.
Menyusun dokumen analisis sistem (SRS, SDD) serta mendefinisikan arsitektur sistem.
Membuat diagram sistem (DFD, Flowchart, UML, ERD) sebagai dasar implementasi solusi.
Memberikan rekomendasi solusi teknis atas kebutuhan pengembangan, enhancement, maupun perbaikan sistem.
Melakukan analisis terhadap sistem existing (kode program, logika bisnis, dan struktur database) untuk pengembangan lanjutan.
Bekerja sama dengan tim Developer untuk memastikan implementasi sistem sesuai desain dan kebutuhan bisnis.
Melakukan functional testing awal sebelum masuk ke tahap User Acceptance Test (UAT).
Mendampingi user selama proses UAT serta menindaklanjuti hasil temuan untuk perbaikan sistem.
Menyediakan dokumentasi lengkap dan dukungan teknis pada saat implementasi sistem ke production.
Berkoordinasi secara aktif dengan Project Manager untuk memastikan timeline dan deliverable project tercapai.
Ketentuan Kerja
Sistem kerja remote/WFA (Work From Anywhere).
Bersedia hadir secara onsite ke lokasi klien apabila diperlukan untuk keperluan analisis, koordinasi, meeting, atau aktivitas pekerjaan lainnya.
Kandidat wajib menyediakan perangkat kerja pribadi yang memadai untuk menunjang pekerjaan. Perusahaan tidak menyediakan atau meminjamkan laptop maupun perangkat kerja lainnya.
Kandidat wajib memiliki koneksi internet yang stabil untuk mendukung aktivitas pekerjaan.
Sistem Kerja
Status: Kontrak
Durasi kerja: Sesuai kontrak project
Pola kerja: Remote