Requirement:
Pendidikan minimal S1 dari jurusan Teknik Industri, Manajemen Logistik, Supply Chain Management, atau bidang lain yang relevan.
Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai Leader/Supervisor di bidang Supply Chain atau fungsi terkait, dengan pengalaman memimpin tim.
Memiliki pengalaman kerja di bidang Supply Chain Management, khususnya dalam fungsi purchasing, production planning, inventory, dan warehouse management.
Diutamakan memiliki pengalaman di perusahaan brand, khususnya industri fashion, retail, atau consumer goods.
Memahami supply chain end-to-end, meliputi demand planning, purchasing, production planning, inventory, warehouse, dan distribusi.
Memiliki kemampuan leadership, strategic thinking, problem solving, negosiasi, dan koordinasi lintas departemen yang baik.
Mampu menganalisis data, mengendalikan budget, memantau KPI, serta mengidentifikasi dan memitigasi risiko supply chain.
Proaktif, adaptif, dan berorientasi pada efisiensi serta pencapaian target bisnis.
Job Description:
Mengelola perencanaan supply chain secara end-to-end, mulai dari kebutuhan material, pengadaan, perencanaan produksi, pengelolaan stok, hingga distribusi produk sesuai kebutuhan dan target bisnis perusahaan.
Menyelaraskan proyeksi permintaan dari Marketing dan Sales dengan kapasitas pengadaan, produksi, serta ketersediaan stok untuk memastikan kebutuhan setiap sales channel terpenuhi.
Memastikan ketersediaan produk yang optimal dengan menjaga keseimbangan antara kebutuhan penjualan, risiko stockout, kelebihan stok, dan persediaan slow-moving.
Mengawasi efektivitas proses Purchasing, Production Planning, dan Warehouse melalui evaluasi kinerja tim, pencapaian target, serta penyelesaian kendala yang berdampak pada kelancaran supply chain.
Mengelola kinerja supplier dan vendor untuk memastikan kualitas, harga, kapasitas, dan ketepatan waktu pasokan, sekaligus meminimalkan risiko keterlambatan dan gangguan supply.
Memastikan kesiapan stok, pengadaan, produksi, dan distribusi untuk mendukung pembukaan lokasi penjualan baru serta pertumbuhan bisnis tanpa mengganggu kebutuhan sales channel yang telah berjalan.
Mengendalikan budget supply chain dan mengidentifikasi peluang efisiensi dalam proses pengadaan, produksi, pergudangan, dan distribusi tanpa mengorbankan kualitas maupun ketersediaan produk.
Mengembangkan dan mengevaluasi sistem kerja, SOP, serta koordinasi lintas departemen untuk meningkatkan efektivitas dan integrasi proses supply chain.
Memantau KPI, mengevaluasi risiko dan kinerja supply chain, serta menyampaikan laporan dan rekomendasi perbaikan kepada General Manager.
Memimpin dan mengembangkan tim Supply Chain agar mampu menjalankan operasional secara efektif, mencapai target, dan menyelesaikan permasalahan sesuai tanggung jawab masing-masing.